Jumat, 18 November 2016

MAKANAN KHAS ITALIA

MAKANAN KHAS ITALIA

Masakan Italia (Cucina italiana) adalah jenis kuliner yang berkembang di Italia.Variasi masakan Italia beragam berdasarkan daerahnya masing-masing, yang membentang mulai dari bagian Pegunungan Alpen sampai kawasan Mediterania yang beriklim subtropis.Bagi banyak orang di seluruh dunia, masakan Italia yang umum dikenal adalah pizzaspaghettiraviolilasagnaParmigiano-Reggiano, dan minestrone.

Sejarah

Awal mula kuliner Italia berasal dari pengaruh kuliner Yunani KunoTimur Tengah dan RomawiBangsa Romawi yang selalu menikmati makanan lezat dan berkualitas banyak mengadopsi masakan-masakan dari negara jajahannya, contohnya penggunaan rempah-rempah dan saus asam manis dalam masakan daging hewan buruan berasal dari Timur Tengah. Selama berabad-abad, kuliner Italia telah mencapai tahap penyempurnaan. Pada tahun 1533, ketika Catherine de Medicci menikahi bangsawan Perancis bakal Raja Henry II, ia mempekerjakan ahli masak Italia di istana Perancis dan memperkenalkan resep pembuatan kue-kue, bahan krim, cara-cara memasak daging, dan berbagai jenis sayuran seperti artichokebrokoli, dan polong. Pengaruh Italia ini menandai dimulainya Haute cuisine ("masakan haute") di Perancis.

Aktivitas makan


Antipasto, makanan pembuka.
Sarapan pagi hari warga Italia disajikan dengan sederhana, yakni kopi susu panas dengan roti yang dioles selai atau cukup secangkir kopi saja.
Makan siang merupakan waktu makan yang utama biasanya dimulai dengan antipasto ("appetizer") atau makanan pembuka yang bisa berupa ikan tunajamur yang diasinkan, pimientozaitun hitam, prosciuttolobak dan ikan teri. Makanan utamanya bisa berupa ikan atau daging seperti ikan koddaging sapi muda panggang, daging babi asin, atau daging panggang yang disertai sayuran dan salad. Pada saat makan malam bisa disajikan kue-kue manis atau keju dengan buah-buahan dan minuman caffè espresso. Setelah makan malam orang Italia biasanya juga menikmati aktivitas makan larut malam, namun dengan menu yang ringan seperti sup, kombinasi nasi dan sayur-sayuranomelet atau daging dingin. Sajian sampingan lain bisa berupa keju dan buah-buahan.

Masakan daerah

Masakan Italia sangat bervariasi berdasarkan daerahnya di mana setiap kota dan desa mempunyai teknik memasak serta resep yang berbeda-beda.
Negara Italia selama beratus-ratus tahun terdiri dari negeri-negeri kecil yang berdiri sendiri sehingga mereka hanya menikmati masakan khas daerah mereka masing-masing.Pada tahun 1861, saat Italia disatukan, setiap daerah mulai mengenal masakan khas dari daerah lain, namun ciri khasnya masih tetap dipertahankan.Sampai sekarang pun, orang Italia mengikuti prinsip sederhana dalam memasak, yakni hanya menggunakan bahan segar dan tersedia pada musimnya.Mereka juga tidak mengimpor banyak produk namun hanya mempergunakan bahan lokal.

Italia Utara

Ciri khas masakan dari Italia Utara dari daerah lainnya adalah banyaknya penggunaan mentega dibanding minyak zaitun.Di sini pun pasta lebih jarang dimakan karena warga kawasan ini lebih banyak mengonsumsi polenta. risotto, dan berbagai sup hangat yang biasa dimasak pada musim dingin.
Dari daerah peternakan terutama di Emilia Romagna dan Liguria dihasilkan berbagai produk daging seperti daging sapi, sapi muda, babi dan domba. Sementara ikan, belut, itik dan burung-burung liar banyak didapat dari Sungai Po. Pesisir Veneto menghasilkan banyak kerang dan kepa.
Masakan yang populer di kawasan Italia utara, antara lain:

Italia Tengah

Di Italia bagian tengah, cuaca lebih hangat dibanding di utara.Kawasan ini kaya akan hasil peternakan dan pertanian seperti daging unggas, sapi, babi, domba, tomat, kale daun hitam, kastanye, saffron dan farro.Farro adalah jenis serealia yang telah dibudidayakan sejak zaman Romawi.
Masakan yang populer di kawasan Italia tengah antara lain:

Italia Selatan

Sejarah masakan Italia Selatan pada masa lalu dikategorikan menjadi masakan khas bangsawan yang mewah dan rakyat jelata yang dibuat dari bahan sayur-mayur, roti dan pasta.Jenis-jenis bahan makanan utama yang digunakan oleh warga Italia Selatan antara lain pasta kering, sup sayuran, ikan dan daging domba.Sayur-sayuran yang disukai antara lain tomat dan terong pada musim panasrappini atau brokoli raab (sejenis brokoli) dan kubis bunga di musim dingin. Keju-keju yang diproduksi di sini kebanyakan bertekstur keras seperti caciocavallo dan provolone, kecuali mozzarella.
Masakan yang populer di Italia selatan antara lain:

Kepulauan

Sejarah dua pulau besar, Sardinia dan Sicilia, yang berbeda dengan daratan utama ikut mempengaruhi tradisi kuliner mereka.Kedua pulau ini mendapat pengaruh dari bangsa-bangsa yang pernah mendudukinya sebelum bersatu dengan Italia. Masakan Sicily dipengaruhi oleh Yunani, Kartaginia, Romawi, Bizanine, Arab, Norman, dan Spanyol. Sementara kuliner Sardinia mendapat pengaruh PhoeniciaKarthaginiaRomawiBizantineSpanyol dan Austria.

Bahan-bahan


Minyak zaitun Italia
Umumnya rasa utama masakan Italia ditentukan oleh jenis lemak yang digunakan untuk memasaknya, seperti mentega dan minyak zaitun.Di wilayah Italia utara yang beriklim sedang, bahan-bahan masakan berasal dari lahan-lahan pertanian subur dan peternakan contohnya adalah mentega karena di sana pohon zaitun tidak bisa tumbuh. Di Italia selatan, iklim lebih hangat dan pohon zaitun tumbuh subur yang menjadikan minyak zaitun lebih banyak digunakan di kawasan ini. Di Roma dan lebih jauh ke selatan, seperti di regione CampaniaBasilicataAbruzzo, dan Calabriaminyak babi juga digunakan.
Ciri khas masakan Italia adalah sederhana dan hemat. Sedikit bahan sudah bisa membuat masakan yang bervariasi. Makanan pokok adalah nasiroti dan pasta yang biasa dihidangkan dengan lauk pauk sederhana. Daging jarang dipanggang dengan porsi besar malahan dimasak dalam potongan kecil dan tipis yang dinamakan scallopine, khususnya daging sapi muda. Masakan rumahan yang umum dijumpai antara lain fritata (omelet telur isi sayur-sayuran), pizza(adonan yang dipanggang bersama daging, sayuran, keju dan herba), dan pasta. Di Italia selatan makaroni atau spaghetti umumnya disajikan dengan minyak zaitunbawang putih dan ikan sementara di utara keju lebih banyak digunakan.
Kuliner Italia dikenal menghargai cita rasa yang alami dan harmoni masakan sehingga hanya menggunakan bahan yang paling segar yang bebas dari bahan pengawet dan tanpa pembekuan di lemari es. Hasilnya, bahan-bahan makanan di pasar umumnya dijual satu kali bahkan dua kali sehari terutama untuk produk rotisayur-sayuran, dan buah-buahan.
Dalam penyajian suatu masakan, bahan-bahan ditimbang dengan cermat untuk menghindari pemborosan. Tahap awal persiapan contohnya dalam membuat saus atau lauk memang membutuhkan waktu cukup lama, namun setelah itu mereka mulai memasak dengan lebih cepat. Keuntungan memasak orang Italia yang cepat, walaupun dengan teknik merebus, mendidihkan, menggoreng, atau memanggang, dapat mempertahankan rasa, tekstur dan warnabahan makanan. Walau begitu, ada juga sedikit jenis masakan yang harus dimasak dengan perlahan seperti minestronesup rebusan dengan isi sayur-sayurankacang putih, dan daging babi asap.
Orang Italia sangat memperhatikan kualitas tekstur dan warna bahan makanan. Sebisa mungkin bahan-bahan sayurandaging dan pasta yang dimasak seperti artichokebrokolizukinitomatprosciutto (ham yang diiris tipis) tetap memiliki tekstur dan warna aslinya setelah dimasak.

Roti, pasta, dan nasi


Fusilli, salah satu jenis pasta.
Orang Italia menggemari roti sebagai makanan pokok sehari-hari. Roti Italia dibuat oleh tukang roti profesional karena warga pada umumnya tidak bisa menggunakan kayu bakar atau batu bara jika membuat roti di rumahPasta juga merupakan salah satu makanan pokok lainnya. Jenis dan bentuknya ada bermacam-macam di tiap-tiap daerah, misalnya spaghetti yang merupakan jenis pasta yang paling umum.
Pasta di Italia utara umumnya dibuat dengan tangan, jenisnya antara lain fettucinitagliatelle (mie telur tipis), dan ravioli, adonan yang dipotong kecil-kecil yang mengandung sayur bayamkeju dan daging cincang. Di wilayah selatan, pasta dibuat dari pabrik tanpa menggunakan telur, sehingga dapat disimpan dalam waktu lama dalam iklim yang panas. Bentuknya lebih tebal dan teksturnya keras dibanding pasta dari utara. Jenis-jenisnya antara lain lasagna (mie lebar dan tipis), rigatoni (mie berbentuk pipa dengan macam-macam ukuran), fusili (mie keriting), dan canelloni (mie berbentuk pipa besar untuk isian). Pasta disajikan terpisah dan tidak dianggap sebagai lauk pauk. Hidangan pasta dari selatan disajikan dengan saus tomat sementara di utara pasta seringkali hanya diberi mentega dan kejuparmesan (Parmigiano-Reggiano). Orang Italia tidak memasak pasta terlalu matang dengan prinsip "al dente", "lembut dalam gigitan". Prinsip al dente juga digunakan dalam memasak nasi, terutama di utara di mana lebih banyak dikonsumsi warganya. Nasi disantap bersama bermacam-macam makanan lautdagingsaus sayuran, bersama mentega dan keju.

Daging dan ikan


Prosciutto
Orang Italia paling menyukai daging sapi muda. Daging tersebut biasanya dipotong menjadi sayatan kecil dan tipis yang dinamakan scallopine, yang kemudian digongseng dengan mentega dan disantap dengan saus anggurtomat atau lemonDaging sapi kurang umum dikonsumsi dikarenakan di Italia makanan ternak untuk menggemukan hewan ternak sampai dewasa terbatas. Ini berpengaruh pada pilihan konsumsi daging orang Italia. Daging sapi lebih dimakan dalam bentuk potongan kecil daripada dipanggang dalam porsi besar atau dalam bentuk steakDaging babi tidak hanya disajikan dengan dipanggang atau dicincang namun juga diproses menjadi ham dan berbagai jenis salamiDaging dombaayambebekangsa, dan kalkun lebih jarang dimakan dan harganya lebih mahal.
Makanan dan produk laut berlimpah di sepanjang pesisir Italia antara lain berbagai jenis ikanbelutguritacumi-cumikerang, dan kepa. Variasi masakan dari produk laut antara lain zuppa pescare (sup ikan), pesce fritto (ikan kering), dan baccalá in umido (ikan kod kering dengan tomat).

Keju, sayuran dan buah-buahan


Keju Italia
Orang Italia gemar mengonsumsi keju sebagai ganti daging. Variasi keju Italia sangat beragam, mulai dari keju krim ricottabel paeseyang setengah lembut dan berasa tawar, gorgonzola yang bercorak hijau, sampai Parmigiano-Reggiano yang teksturnya keras.
Sayuran juga merupakan bahan makanan penting dan sering dijadikan sebagai lauk utama. Sementara, buah-buahan dijadikan sebagai makanan penutup. Daerah selatan yang beriklim hangat memungkinkan sayur-mayur tumbuh lebih lama dibanding di utara. Jenis yang banyak diproduksi terutama adalah tomat, yang memberi warna bagi sebagian besar saus masakan mereka. Jenis sayur lain yang banyak ditanam antara lain terong dan brokoli. Di daerah utara sayur-mayur yang banyak ditanam antara lain artichokezukini, kembang kol, kale daun hitam, cardoon, dan radicchio.

Kue-kue dan es krim

Kue-kue Italia banyak yang dijadikan sebagai pencuci mulut, contohnya zuppa inglese, kue rum yang dilapisi custard dan crostatakuebuah. Jenis-jenis kue ini dibuat di rumah untuk perayaan-perayaan tertentu. Namun sebagian besar kue Italia jarang dibuat di rumah. Jenis-jenis yang dijual di toko-toko kue bisa sangat beragam. Es krim dan es buah khas Italia dinamakan gelati. Jenis-jenis dessert lain:
  • Zabaglione
  • Spumoni
  • Tortoni

Bumbu

Masakan Italia sarat akan bumbu rempah-rempah dan herba. Herba penting antara lain peterseli italia berdaun tipis, basilrosemarythymesage, dan marjoram. Rempah penting antara lain cengkihkayu manispala dan saffron. Penggunaan bawang putih membuat sebagian besar masakan Italia berbau tajam. Perasan lemon dan kulit buah digunakan untuk menambah rasa pada masakan daging dan sayuran.



sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Masakan_Italia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar